Ketika membahas data social media berbayar dan organik, semuanya memang jadi lebih rumit. Kami di sini untuk membuatnya lebih sederhana dan menjelaskan yang benar-benar penting.
💡 Aplikasi bawaan dan alat analytics memberikan insights untuk performa iklan berbayar dan konten organik di platform social media. Namun, alat pihak ketiga sering terbatas aksesnya ke beberapa metrik atau rumus karena pembatasan API.
Ini yang bisa kamu dapatkan dari insights social media berbayar dan organik dengan Socialinsider:
Facebook — Metrik Facebook mencakup data dari konten organik dan boosted, baik halaman sudah terhubung (yang kamu kelola dan punya izin kelola) maupun tidak (halaman kompetitor).
Ada perbedaan antara iklan dan boosted posts: boosted posts adalah iklan dari postingan yang sudah ada. Iklan dibuat dari awal lewat Ads manager dan menawarkan opsi kustomisasi yang lebih canggih.
Instagram — Metrik Instagram hanya mencakup data dari konten organik, baik profil sudah terhubung maupun profil kompetitor.
Sayangnya, kami tidak dapat melaporkan metrik organik & berbayar karena kami hanya dapat mengambil data organik dari API Meta (data Instagram Insights bersumber dari sini).
❗️Catatan: Di Instagram, kami hanya menyediakan analytics untuk konten organik. Jika postingan di-boost setelah dipublikasikan secara organik, kami tidak dapat mengambil insights setelah di-boost. Artinya, angka di dashboard hanya merepresentasikan data sebelum postingan di-boost.
Socialinsider tidak bisa melaporkan engagement organik dan berbayar karena keterbatasan API Meta. Hanya insights organik yang tersedia untuk profil kompetitor di Instagram dan akun yang terhubung.