Lewati ke konten utama

Cara Menghubungkan Data Socialinsider ke Looker Studio

Panduan lengkap Looker Studio

Ditulis oleh Diana Gogolan
Diperbarui lebih dari satu minggu yang lalu

Kalau kamu selama ini mengekspor data Socialinsider secara manual dan membuat laporan dari nol, kami punya sesuatu yang akan memudahkan hidupmu.

Integrasi Looker Studio membantumu membuat dashboard kustom yang otomatis mengambil data terbaru. Tidak perlu lagi pembaruan manual.

Begini cara mengaturnya.

Apa yang perlu kamu siapkan sebelum mulai

Kamu perlu akun Socialinsider yang aktif dan sudah ada datanya, serta akun Google yang bisa mengakses Looker Studio. Kalau kamu belum pernah pakai Looker Studio, jangan khawatir. Kamu bisa mempelajarinya sambil jalan.

Cari dan hubungkan konektor Socialinsider

Buka Looker Studio (Google dulu menyebutnya Data Studio, kalau kamu penasaran). Setelah masuk, cari galeri konektor lalu cari Socialinsider. Pilih konektor resmi - itu yang kamu pakai.

Penting: Integrasi Looker Studio membutuhkan API key yang tersedia sebagai add-on di semua paket Socialinsider. Kalau add-on integrasi belum aktif, koneksi tidak akan berfungsi. Kamu bisa menambahkannya ke akunmu di paket langganan mana pun.

Kamu bisa menemukan API key di pengaturan akun - Integrations.

Klik masuk, lalu kamu akan diminta memberi otorisasi koneksi. Artinya, kamu memberi izin Looker Studio mengambil data dari akun Socialinsider kamu. Masuk saat diminta, beri izin, masukkan API key, dan konfirmasi semua.

Pilih data kamu

Sekarang saatnya menentukan apa saja yang akan tampil di laporan kamu.

Kamu harus memilih Socialinsider project yang ingin dihubungkan, platform yang mau dimasukkan (Instagram, Facebook, TikTok, atau platform lain yang kamu pantau), dan metrik yang relevan untuk laporanmu.

Satu hal penting: kamu bisa menghubungkan beberapa project sekaligus jika mengelola lebih dari satu. Jadi kalau kamu memantau brand atau klien berbeda di Socialinsider project terpisah, gabungkan semuanya ke satu dashboard Looker Studio dan bandingkan secara berdampingan.

Selanjutnya, pilih profil yang kamu inginkan (bagian dari project yang dipilih), content pillar (jika kamu menggunakan fitur ini), dan interval waktu (hari, minggu, bulan, atau tahun).

Bangun dashboard kamu

Oke, data sudah terhubung. Sekarang saatnya membangun dashboard kamu.

Awalnya, kamu akan melihat halaman kosong yang perlu diisi dengan data yang kamu pilih.

Looker Studio menyediakan berbagai alat dashboard: grafik, tabel, scorecard, dan lainnya. Visualisasikan metrik Socialinsider sesuai kebutuhan audiensmu. Biasanya, orang membangun beberapa hal berikut:

  • Tren engagement rate (gunakan line chart di sini)

  • Benchmarking kompetitif membandingkan brand kamu dengan brand lain

  • Tabel menampilkan postingan teratas berdasarkan engagement atau reach

  • Pertumbuhan follower dari waktu ke waktu

  • Perbandingan performa lintas platform

  • Rincian Content Pillars jika kamu menggunakan fitur ini

Kamu bisa gabungkan data Socialinsider dengan sumber lain jika perlu – misalnya menghubungkan performa social media dengan traffic Google Analytics.

Pastikan kamu memilih metrik yang ingin dilihat di setiap jenis grafik yang kamu tambahkan ke dashboard. Kolom pengaturan tersedia di sisi kanan.

Satu hal penting soal metrik

Saat Socialinsider memperbarui nama metrik mengikuti perubahan platform (seperti saat Meta mengganti "Impressions" menjadi "Views"), dashboard Looker Studio kamu tidak akan memperbarui otomatis. Kamu harus mengganti kolom tersebut secara manual.

Kami akan mengirim pembaruan lewat email saat ada perubahan metrik, jadi pastikan kamu cek email. Buka dashboard kamu, cari nama metrik lama, ganti dengan yang baru, lalu pastikan tampilannya sudah sesuai.

Memang merepotkan, tapi ini hanya terjadi kalau platform social media benar-benar mengubah terminologi mereka – bukan karena kami ingin mengganti sembarangan.

Apa yang bisa kamu lakukan dengan ini

Berikut beberapa cara marketer menggunakan dashboard ini:

👉 Laporan eksekutif mingguan: Buat dashboard dengan metrik utama kamu, perubahan mingguan, konten teratas, dan konteks kompetitif. Eksekutif bisa cek kapan saja tanpa menunggu kamu membuat presentasi.

👉 Pelacakan kampanye: Bangun dashboard khusus kampanye, filter agar hanya menampilkan konten relevan. Pantau kinerja secara real time, tanpa perlu menunggu hingga kampanye selesai. Tambahkan Content Pillars untuk melihat tema mana yang paling sukses.

👉 Pelaporan klien: Kalau kamu agensi, buat dashboard bermerk untuk tiap klien dan atur agar update otomatis. Hemat banyak waktu dibanding buat laporan bulanan dari awal.

Saat ada yang tidak berjalan

Jika kamu tidak bisa mengotorisasi koneksi: Pastikan kamu login ke akun Google dan Socialinsider yang benar. Coba hapus cache browser. Periksa apakah pop-up diblokir. Jika masih belum bisa, biasanya masalah izin akun.

Jika data tidak muncul: Pastikan akun Socialinsider kamu memang punya data untuk periode yang dipilih. Pastikan juga kamu sudah memilih proyek yang benar di pengaturan konektor.

Jika beberapa metrik tidak tersedia: Beberapa metrik mungkin tidak didukung konektor, atau sudah dihapus oleh platform social media. Tergantung paket Socialinsider kamu, ada kemungkinan akses ke data historis tertentu juga tidak tersedia.

Jika angkanya tidak sama antara Socialinsider dan Looker Studio: Biasanya masalah zona waktu atau rentang tanggal. Pastikan kedua platform memakai zona waktu dan tanggal yang sama. Jika masih tidak cocok, coba refresh koneksi sumber data di Looker Studio.

Masih bingung? Hubungi tim dukungan Socialinsider lewat chat dalam aplikasi. Kami siap bantu masalah konektor dan data. Untuk pertanyaan visualisasi di Looker Studio, dokumentasi Google juga sangat membantu.

Apakah pertanyaan Anda terjawab?